1. Prinsip kerja
Motor lumpur adalah alat pengeboran dinamis perpindahan positif yang mengubah energi hidrolik menjadi energi mekanik dengan menggunakan fluida pengeboran sebagai tenaga. Ketika lumpur bertekanan yang dipompa oleh pompa lumpur mengalir ke dalam motor, perbedaan tekanan tertentu terbentuk di pintu masuk dan keluar motor, dan kecepatan serta torsi ditransmisikan ke mata bor melalui poros universal dan poros penggerak, sehingga dapat melakukan operasi pengeboran dan pengerjaan ulang sumur.
2. Metode pengoperasian
(1) Turunkan alat pengeboran ke dalam sumur:
① Saat alat pengeboran turun ke dalam sumur, kendalikan kecepatan penurunan secara ketat untuk mencegah motor berbalik arah ketika kecepatannya terlalu tinggi, sehingga menyebabkan kabel penghubung internal putus.
② Saat memasuki bagian sumur yang dalam atau menghadapi bagian sumur dengan suhu tinggi, lumpur harus secara teratur disirkulasikan untuk mendinginkan alat pengeboran dan melindungi karet stator.
③ Ketika alat pengeboran mendekati dasar lubang, alat tersebut harus diperlambat, melakukan sirkulasi terlebih dahulu, kemudian melanjutkan pengeboran, dan meningkatkan perpindahan setelah lumpur dikembalikan dari kepala sumur.
Jangan hentikan pengeboran atau biarkan alat bor berada di dasar sumur.
(2)Memulai alat pengeboran:
① Jika Anda berada di dasar lubang, Anda harus mengangkat tubuh setinggi 0,3-0,6 m dan menghidupkan pompa pengeboran.
② Bersihkan dasar sumur.
(3) Pengeboran alat pengeboran:
① Bagian bawah sumur harus dibersihkan sepenuhnya sebelum pengeboran, dan tekanan pompa sirkulasi harus diukur.
② Beban pada mata bor harus ditingkatkan secara perlahan di awal pengeboran. Saat pengeboran normal, operator dapat mengontrol operasi dengan rumus berikut:
Tekanan pompa pengeboran = tekanan pompa sirkulasi + penurunan tekanan beban alat
③ Mulai pengeboran, kecepatan pengeboran tidak boleh terlalu cepat, karena pada saat ini mudah menghasilkan kantung lumpur pengeboran.
Torsi yang dihasilkan oleh bor berbanding lurus dengan penurunan tekanan motor, sehingga meningkatkan beban pada mata bor dapat meningkatkan torsi.
(4) Tarik mata bor dari lubang dan periksa mata bor:
Saat memulai pengeboran, katup bypass berada dalam posisi terbuka untuk memungkinkan fluida pengeboran di dalam rangkaian pipa bor mengalir ke ruang annulus. Sebagian fluida pengeboran yang diberi pemberat biasanya disuntikkan di bagian atas rangkaian pipa bor sebelum mengangkat mata bor, sehingga dapat dikeluarkan dengan lancar.
2. Saat memulai pengeboran, perhatikan kecepatan pengeboran untuk mencegah kerusakan alat pengeboran akibat mata bor yang macet.
③Setelah alat pengeboran menunjukkan posisi katup bypass, lepaskan komponen pada lubang katup bypass, bersihkan, pasang kembali nipple pengangkat, dan dorong alat pengeboran ke depan.
④Ukur celah bantalan pada alat pengeboran. Jika celah bantalan melebihi toleransi maksimum, alat pengeboran harus diperbaiki dan bantalan baru diganti.
⑤Lepaskan alat bor, bersihkan mata bor dari lubang poros penggerak dan tunggu hingga perawatan normal selesai.
Waktu posting: 30 Agustus 2023






5-1203, Zona Industri Dahua, No. 2 Jalan Yunshui, Zona Pengembangan Teknologi Tinggi, Xi'an, 710065, Tiongkok
Nomor telepon 86-13609153141