Apa saja komponen dari Bor PDM (Bor Rongga Berkelanjutan)?

berita

Apa saja komponen dari Bor PDM (Bor Rongga Berkelanjutan)?

Bor PDM adalah bor daya bawah tanah perpindahan positif yang menggunakan fluida pengeboran sebagai tenaga untuk mengubah energi tekanan fluida menjadi energi mekanik.图 foto1

Komponen

Mesin Bor PDM terutama terdiri dari empat rakitan utama: katup bypass, motor hidrolik, poros kardan, dan poros penggerak. Motor ulir (motor hidrolik) adalah komponen inti dari mesin bor tersebut.

  1. Rakitan Katup Bypass

Katup bypass terdiri dari badan katup, selongsong katup, inti katup, dan pegas. Di bawah tekanan, inti katup bergeser di dalam selongsong katup, dan pergerakan inti katup mengubah arah aliran fluida—sehingga katup bypass memiliki dua keadaan: bypass dan tertutup.

Selama proses memasukkan dan mengeluarkan pipa bor: Lubang tembus pada selongsong katup dan badan katup tidak tertutup, sehingga katup bypass berada dalam keadaan bypass, memungkinkan lumpur dalam rangkaian pipa bor untuk melewati motor dan masuk ke ruang annulus.

Ketika laju aliran lumpur dan tekanan mencapai nilai standar yang ditetapkan: Inti katup bergerak ke bawah untuk menutup lubang katup bypass. Pada saat ini, lumpur mengalir melalui motor, mengubah energi tekanan menjadi energi mekanik.

Ketika laju aliran lumpur terlalu rendah atau pompa berhenti: Pegas mendorong inti katup ke atas, dan lubang katup bypass terbuka—mengembalikan katup ke keadaan bypass.

2. Motor Hidrolik

Motor hidrolik terdiri dari stator dan rotor. Stator dibuat dengan menyuntikkan bushing karet ke dinding bagian dalam pipa baja, dan lubang bagian dalamnya berbentuk spiral dengan parameter geometris tertentu. Rotor adalah batang ulir dengan lapisan keras. Rotor dan stator saling berpasangan, dan rongga tertutup spiral terbentuk oleh perbedaan panjang ulirnya untuk menyelesaikan konversi energi.

Heliks rotor motor dapat berupa ulir tunggal atau ulir ganda:

Jumlah putaran rotor yang lebih sedikit menghasilkan kecepatan putaran yang lebih tinggi dan torsi yang lebih rendah;

Semakin banyak putaran rotor, semakin rendah kecepatan putaran dan semakin tinggi torsi yang dihasilkan.

3. Poros Kardan

Fungsi poros kardan adalah untuk mengubah gerakan planet motor menjadi rotasi sumbu tetap poros penggerak, dan mentransmisikan torsi dan kecepatan rotasi yang dihasilkan oleh motor ke poros penggerak (dan pada akhirnya ke mata bor). Sebagian besar poros kardan mengadopsi desain poros fleksibel.

4. Poros Penggerak

Poros penggerak bertanggung jawab untuk mentransmisikan daya putar motor ke mata bor, sekaligus menahan beban aksial dan radial yang dihasilkan oleh berat pada mata bor (WOB). Oleh karena itu, poros penggerak membutuhkan kekerasan tinggi, ketahanan aus, dan masa pakai yang lama. Dalam hal ini, perlakuan panas pendinginan dapat secara signifikan memperpanjang masa pakai poros penggerak.

 

Kontak: Bree Zhang
Nomor Ponsel/WhatsApp: +0086-183 9206 9193
Email: landrill@landrilltools.com
Web: www.landrilltools.com


Waktu posting: 18 September 2025